Follow By Email

Tuesday, October 1, 2013

MENJAGA KESOLIDAN DALAM BERSAHABAT




       MENJAGA KESOLIDAN DALAM BERSAHABAT





Manusia adalah mahluk sosial, yang kehidupannya tak lepas dari orang lain. Baik dalam bekerja, maupun dalam pergaulan sehari-hari. Terlebih lagi kalangan para remaja. Dalam pergaulan pastilah memiliki suatu aturan atau batasan-batatan tertentu. Nah, hal tersebut termuat dalam etika pergaulan, yaitu sopan santun/tata karama dalam pergaulan yang sesuai dengan situasi dan keadaan serta tidak melanggar norma-norma yang berlaku baik norma agama, kesopanan, adat, hukum dan lain-lain.
Mengapa sih kita perlu mengetahui etika dalam pergaulan?..
Oke yang pertama, Manusia dituntut untuk saling berhubungan, mengenal dan membantu. Kedua, agar tingkah laku kita diterima dan disenangi oleh siapa saja yang bergaul dengan kita. Ketiga, tata krama dan tingkah laku sehari-hari merupakan cermin pribadi kita sendiri. Keempat, jika dalam bergaul saja kita tidak mau memperhatikan apa itu etika pergaulan, maka cara kita bergaul pasti akan jauh dari etika pergaulan yang telah ditentukan. Kelima, Kita sebagai manusia sosial sangat perlu mengetahui dan memahami apa itu etika pergaulan karena dalam bergaul pun kita harus memperhatikan tata dan caranya.
 Untuk itu diperlukan beberapa cara atau tips bagaimana dalam pergaulan nantinya tidak menimbulkan permasalahan tetapi yang diharapkan menimbulkan kebaikan dalam pergaulan tersebut.

Menghargai Orang lain
Kita sebagai Manusia Yang hidup saling membutuhkan harus bisa menghargai segala bentuk apapun yang ada pada orang lain. Baik itu masalah pendapat, keahlian, maupun sifat dan pribadi dirinya. Jangan sampai keluar kata-kata yang bisa menyinggung orang lain Kalo kamu mau dihargai oleh orang lain.

Bercanda
Memang benar bercanda adalah sesuatu yang asyik pada diri Manusia, Tapi jangan sampai kita Over Low dalam bercanda sama orang lain dan kita harus melihat situasi orang yang mau kita ajak bercanda apakah memungkinkan apa nggak untuk di ajak bercanda. Kalo pun dia sedang dihadapi dengan kesulitan yang sangat berat kita harus bisa membuat dia tertawa, tersenyum dan m€erasa nyaman bila berada di samping kita meskipun dalam keadaan yang segmenting mungkin.

Menjadi Orang Yang di Percaya
Kalo kita di Percaya oleh Teman/Orang lain, itu bukanlah sesuatu Yang Baik buat kita, emang sih dipercaya oleh teman bisa membuat kita senang, senang karena dipercaya oleh orang lain. Tapi yang membuat kita rada susah yaitu apakah kita bisa menjaga kepercayaan yang di berikan oleh orang lain kepada kita??
Jadi, agar kita bisa memelihara kepercayaan itu salah satu caranya ialah Jangan biasakan menjadi mulut Ember, dan berpikir rahasia orang lain adalah rahasia kita juga.

Menjadi Teman Yang bisa diandalkan
Nah ini dia.. apakah kita sudah bisa menjadi teman Yang Baik?
Apakah kita sudah pantas di sebut sebagai seorang teman yang bisa diandalkan? Bisa diandalkan oleh oranglain bila mereka mendapatkan hal yang sangat sulit.
Untuk menjadi teman yang bisa diandalkan memang susah susah Gampang. Cara Gampangnya ialah.. cukuplah memenuhi criteria yang telah disebutkan diatas, yaitu: Kita bisa menghargai Orang Lain, bisa membuat Teman tersenyum dalam keadaan apapun mekipun dalam keadaan yang sangat genting, Menjaga kepercayaan yang diberikan oleh Teman/Orang.

Selalu Berprasangka Baik
Dalam dunia pergaulan harusnya kita selalu berprasangka baik terhadap teman, tidak boleh ada rasa prasangka buruk, karena dengan berprasangka buruk kita akan sulit untuk menumbuhkan rasa percaya karena tertutup dengan prasangka yang buruk tadi.

Suka Menolong
Salah satu hakikat makhluk social tak lepas dari rasa saling membutuhkan, untuk itu kita harusnya tidak segan untuk menolong teman kita, tentunya jika hal itu bisa kita lakukan dan tidak merugikan diri kita sendiri. Karena dengan suka menolong teman, jikalau nanti kita butuh pertolongan teman kita akan tidak segan menolong kita.

Bersikaplah ramah...
Jika kamu ramah siapapun akan merasa nyaman di dekatmu...dan jika sudah begitu..teman2 yang ingin mengenalkannya kepadamupun akan berkata 'kenalan aja..dia baek kog"...dan akan menambahkan banyak teman-temanmu....
BAgaimana ramah itu...??
Mudah saja, pastinya kamu jangan memasang lagak layaknya orang yang disegani...cerahkan wajahmu dalam artian hiasi dengan senyum kecil..karena ingat, orang yang senyum memiliki aura berbeda....
Mudah-mudahlah bergaul..tapi jangan bergaul ke arah yang salah....dan jangan sesekali kamu ceplas-ceplos yang justru secara tidak langsung menyinggung perasaan orang lain karena itu sudah menjadi nilai minus....

Jangan pilih-pilih...!!!
Bergaul lah dengan siapa saja tanpa memandang status atau sosialnya.... kecuali terhadap mereka yang pergaulannya justru menjerumuskan..jauhkan pelan-pelan..agar kita tidak terbawa mereka dan tidak pula menyinggung mereka..jadi kamu bisa berkawan dengan siapapun...

nah,, udah pada tau kan tips-tipsnya, gimana? mudah bukan...
so, boleh langsung dipraktekin kok. lakukan dengan baik dan benar yah! 



DON’T BE AFRAID TO DREAM

DON’T BE AFRAID TO DREAM


Dream!! Mungkin kata ini terdengar pada sebagian orang berepedapat bahwa mimpi hanyalah suatu hal sepele atau bahkan boleh dimiliki anak-anak kecil. Ada juga orang-orang yang memandang impian-impian kita secara skeptic atau bahkan pesimis. Sebaliknya, bagi pribadi-pribadi yang brillian yang ada, mimpi nerupakan sebuah poros bagi hidup mereka. Mimpi memiliki peranan besar bagi mereka dalam menjalani hidup. Kita bisa membuat mimpi menjadi nyata-merealisasikannya.
Ketika masih kecil mungkin kalian pasti pernah bercita-cita untuk menjadi dokter, guru, perawat, pengusaha, presiden, astronot,dll. Dan setiap kali kita ditanya “cita-citamu mau jadi apa?”. Kita pasti akan menjawab dari salah satu cita-cita tersebut agar terdengar keren.  Kemudian kita pun ingin segera tumbuh dewasa untuk menggapainya. Ini membuat kita menyadari suatu hal yang sering kita lupakan, bahwa sebenarnya sebuah mimpi akan muncul ketika telah meciptakannya. Dan ternyata kita sudah pernah mempraktikkannya saat masih kecil.

DREAMS ARE INVENTED. WE ARE NOT BORN WITH THEM”

Seiring dengan berjalannya waktu impian-impian kita pada masa kecil berubah. Mimpi berubah karena diri kita juga selalu berkembang. Kita mulai mempelajari banyak hal baru dan merasakan berbagai pengalaman menarik. Di dalam hidup, kita memiliki begitu banyak keinginan namun seiring dengan berjalannya waktu, cita-cita kita pun bias berubah, begitu pun dengan prioritas kita. Namun, hal ini tidak berarti bahwa kita harus berhenti bermimpi.  Bermimpilah! Karena sebuah mimpi mampu menekan keraguan kita akan masa depan.
Dream an give yourself permission to envision
a You that you choose to be. -Joy Page-


Do you know what you want to do?

Sejak pertama kali mengenal komputer, Bill Gates menyadari bahwa ia memiliki keterkaitan yang besar terhadap dunia tersebut. Mengetahui apa yang kita ingin lakukan merupakan salah satu kunci kesuksesan.  Kita mungkin kadang merasa ada begitu banyak hal yang ingin kita lakukan sampai-sampai kita tidak tahu harus memulai dari mana. Impian dan cita-cita bisa muncul dari mana saja. Mulai dari kencintaan kita terhadap suatu hal, kekecawaan kita terhadap suatu pihak, kekurangan-kekurangan yang kita miliki, serta keterbatasan yang ada dalam menjalani hidup.
Untuk itu mari kita menelaah segala hal yang kita jalani sehari-hari. Dari situ kita akan memperoleh berbagai informasi akan cita-cita seperti apa yang sebenarnya hati kecil kita ciptakan. Memiliki impian dan keinginan untuk melakukans suatu hal ibarat member bensin ke dalam tangki yang kosong. Itulah yang membuat kita berani berjalan mengarungi berbagai cerita dan tujuan yang hidup ini tawarkan.

“if you don’t know what you want, you end up with a lot you don’t.” –Chuck Palahniuk







Sumber: Dream Cathcer (Alanda Kariza)

Managemen Kelabilan Emosi Remaja

          Remaja

Remaja adalah masa peralihan dari masa anak-anak ke masa dewasa, pada masa ini akan mengandung banyak perubahan baik dalam fisik maupun psikis. Pada masa remaja ini adalah fase perkembangan yang cukup penting. Remaja merupakan tahap perkembangan yang dilematis, dikalangan orang dewasa mereka belum diterima sedangkan disisi lain mereka juga sudah tidak ingin dikatakan sebagai anak-anak lagi. Perubahan yang yang terjadi pada remaja ini sering kali menimbulkan masalah baik bagi remaja ini sendiri maupun masalah yang dapat berdampak pada orang lain Masa remaja sering disebut masa yang labil penuh dengan gejolak kejiwaan dan problematika karena ketidakstabilan emosi.
Emosi adalah keadaan-keadaan yang mendalam yang biasanya menimbulkan perbuatan-perbuatan. Emosi adalah setiap kegiatan atau pergolakan pikiran, perasaan, nafsu serta setiap keadaan mental yang hebat dan meluap-luap. Dan ini cocok sekali dengan dengan perkembangan pada masa remaja yang sedang mengalami berbagai perubahan  fisik pada dirinya. Yang menimbulkan reaksi emosi yang lebih tinggi terutama jika orangtua , guru dan teman sebaya tidak memberikan respon positif dengan segala perubahan yang dialami.
Banyak penelitian membuktikan bahwa salah satu penyebab remaja menjadi nakal adalah karena mengalami gangguan emosi. Gangguan emosi menimbulkan rasa tidak puas terhadap kehidupan sehari-hari. Selanjutnya dapat timbul kebencian dan kecemburuan  terhadap orang-orang yang dilihatnya lebih beruntung dan bahagia.
Emosi tidak selalu jelek, karena emosi juga dapat memberikan bumbu kepada kehidupan , tanpa emosi hidup ini kering dan gersang. tingkah laku emosional dapat dibagi menjadi empat macam yaitu ; marah, orang bergerak menentang sumber frustasi ; takut, bergerak meninggalkan sumber frustasi; cinta, orang bergerak menuju sumber kesenangan ; depresi, orang menghentikan respon-respon terbukanya dan mengalihkan emosi kedalam dirinya sendir
Emosi negatif pada dasarnya dapat diredam sehingga tidak memnimbulkan efek negatif. Beberapa cara untuk meredam emosi adalah :
1.      berfikir positif
2.      mencoba belajar memahami karakteristik orang lain
3.      mencoba menghargai pendapat dan kelebihan oranglain
4.      introspeksi dan mencoba melihat apabila kejadian yang sama terjadi pada diri sendiri, mereka dapat merasakannya
5.      bersabar dan menjadi pemaaf
6.      alih perhatian, ayitu mencoba mengalihkan perhatian pada objek lain dari objek yang pada mulanya memicu pemunculan emosi negatif
Cara lain yang dapat digunakan untuk mengembangkan emosi remaja agar dapat memiliki kecerdasan emosi adalah sebagai berikut :
1.      belajar mengembangkan kesadaran diri
2.      belajar mengambil keputusan pribadi
3.      belajar mengelola perasaan
4.      belajar menangani stres
5.      belajar berempati
6.      belajar berkomunikasi
7.      belajar membuka diri
8.      belajar menegembangkan pemahaman
9.      belajar menerima diri sendiri
10.  belajar mengembangkan tanggung jawab pribadi
11.  belajar mengembangkan ketegasan
12.  belajar dinamika kelompok

13.  belajar menyelesaikan konflik