Follow By Email

Tuesday, October 1, 2013

MENJAGA KESOLIDAN DALAM BERSAHABAT




       MENJAGA KESOLIDAN DALAM BERSAHABAT





Manusia adalah mahluk sosial, yang kehidupannya tak lepas dari orang lain. Baik dalam bekerja, maupun dalam pergaulan sehari-hari. Terlebih lagi kalangan para remaja. Dalam pergaulan pastilah memiliki suatu aturan atau batasan-batatan tertentu. Nah, hal tersebut termuat dalam etika pergaulan, yaitu sopan santun/tata karama dalam pergaulan yang sesuai dengan situasi dan keadaan serta tidak melanggar norma-norma yang berlaku baik norma agama, kesopanan, adat, hukum dan lain-lain.
Mengapa sih kita perlu mengetahui etika dalam pergaulan?..
Oke yang pertama, Manusia dituntut untuk saling berhubungan, mengenal dan membantu. Kedua, agar tingkah laku kita diterima dan disenangi oleh siapa saja yang bergaul dengan kita. Ketiga, tata krama dan tingkah laku sehari-hari merupakan cermin pribadi kita sendiri. Keempat, jika dalam bergaul saja kita tidak mau memperhatikan apa itu etika pergaulan, maka cara kita bergaul pasti akan jauh dari etika pergaulan yang telah ditentukan. Kelima, Kita sebagai manusia sosial sangat perlu mengetahui dan memahami apa itu etika pergaulan karena dalam bergaul pun kita harus memperhatikan tata dan caranya.
 Untuk itu diperlukan beberapa cara atau tips bagaimana dalam pergaulan nantinya tidak menimbulkan permasalahan tetapi yang diharapkan menimbulkan kebaikan dalam pergaulan tersebut.

Menghargai Orang lain
Kita sebagai Manusia Yang hidup saling membutuhkan harus bisa menghargai segala bentuk apapun yang ada pada orang lain. Baik itu masalah pendapat, keahlian, maupun sifat dan pribadi dirinya. Jangan sampai keluar kata-kata yang bisa menyinggung orang lain Kalo kamu mau dihargai oleh orang lain.

Bercanda
Memang benar bercanda adalah sesuatu yang asyik pada diri Manusia, Tapi jangan sampai kita Over Low dalam bercanda sama orang lain dan kita harus melihat situasi orang yang mau kita ajak bercanda apakah memungkinkan apa nggak untuk di ajak bercanda. Kalo pun dia sedang dihadapi dengan kesulitan yang sangat berat kita harus bisa membuat dia tertawa, tersenyum dan m€erasa nyaman bila berada di samping kita meskipun dalam keadaan yang segmenting mungkin.

Menjadi Orang Yang di Percaya
Kalo kita di Percaya oleh Teman/Orang lain, itu bukanlah sesuatu Yang Baik buat kita, emang sih dipercaya oleh teman bisa membuat kita senang, senang karena dipercaya oleh orang lain. Tapi yang membuat kita rada susah yaitu apakah kita bisa menjaga kepercayaan yang di berikan oleh orang lain kepada kita??
Jadi, agar kita bisa memelihara kepercayaan itu salah satu caranya ialah Jangan biasakan menjadi mulut Ember, dan berpikir rahasia orang lain adalah rahasia kita juga.

Menjadi Teman Yang bisa diandalkan
Nah ini dia.. apakah kita sudah bisa menjadi teman Yang Baik?
Apakah kita sudah pantas di sebut sebagai seorang teman yang bisa diandalkan? Bisa diandalkan oleh oranglain bila mereka mendapatkan hal yang sangat sulit.
Untuk menjadi teman yang bisa diandalkan memang susah susah Gampang. Cara Gampangnya ialah.. cukuplah memenuhi criteria yang telah disebutkan diatas, yaitu: Kita bisa menghargai Orang Lain, bisa membuat Teman tersenyum dalam keadaan apapun mekipun dalam keadaan yang sangat genting, Menjaga kepercayaan yang diberikan oleh Teman/Orang.

Selalu Berprasangka Baik
Dalam dunia pergaulan harusnya kita selalu berprasangka baik terhadap teman, tidak boleh ada rasa prasangka buruk, karena dengan berprasangka buruk kita akan sulit untuk menumbuhkan rasa percaya karena tertutup dengan prasangka yang buruk tadi.

Suka Menolong
Salah satu hakikat makhluk social tak lepas dari rasa saling membutuhkan, untuk itu kita harusnya tidak segan untuk menolong teman kita, tentunya jika hal itu bisa kita lakukan dan tidak merugikan diri kita sendiri. Karena dengan suka menolong teman, jikalau nanti kita butuh pertolongan teman kita akan tidak segan menolong kita.

Bersikaplah ramah...
Jika kamu ramah siapapun akan merasa nyaman di dekatmu...dan jika sudah begitu..teman2 yang ingin mengenalkannya kepadamupun akan berkata 'kenalan aja..dia baek kog"...dan akan menambahkan banyak teman-temanmu....
BAgaimana ramah itu...??
Mudah saja, pastinya kamu jangan memasang lagak layaknya orang yang disegani...cerahkan wajahmu dalam artian hiasi dengan senyum kecil..karena ingat, orang yang senyum memiliki aura berbeda....
Mudah-mudahlah bergaul..tapi jangan bergaul ke arah yang salah....dan jangan sesekali kamu ceplas-ceplos yang justru secara tidak langsung menyinggung perasaan orang lain karena itu sudah menjadi nilai minus....

Jangan pilih-pilih...!!!
Bergaul lah dengan siapa saja tanpa memandang status atau sosialnya.... kecuali terhadap mereka yang pergaulannya justru menjerumuskan..jauhkan pelan-pelan..agar kita tidak terbawa mereka dan tidak pula menyinggung mereka..jadi kamu bisa berkawan dengan siapapun...

nah,, udah pada tau kan tips-tipsnya, gimana? mudah bukan...
so, boleh langsung dipraktekin kok. lakukan dengan baik dan benar yah! 



DON’T BE AFRAID TO DREAM

DON’T BE AFRAID TO DREAM


Dream!! Mungkin kata ini terdengar pada sebagian orang berepedapat bahwa mimpi hanyalah suatu hal sepele atau bahkan boleh dimiliki anak-anak kecil. Ada juga orang-orang yang memandang impian-impian kita secara skeptic atau bahkan pesimis. Sebaliknya, bagi pribadi-pribadi yang brillian yang ada, mimpi nerupakan sebuah poros bagi hidup mereka. Mimpi memiliki peranan besar bagi mereka dalam menjalani hidup. Kita bisa membuat mimpi menjadi nyata-merealisasikannya.
Ketika masih kecil mungkin kalian pasti pernah bercita-cita untuk menjadi dokter, guru, perawat, pengusaha, presiden, astronot,dll. Dan setiap kali kita ditanya “cita-citamu mau jadi apa?”. Kita pasti akan menjawab dari salah satu cita-cita tersebut agar terdengar keren.  Kemudian kita pun ingin segera tumbuh dewasa untuk menggapainya. Ini membuat kita menyadari suatu hal yang sering kita lupakan, bahwa sebenarnya sebuah mimpi akan muncul ketika telah meciptakannya. Dan ternyata kita sudah pernah mempraktikkannya saat masih kecil.

“DREAMS ARE INVENTED. WE ARE NOT BORN WITH THEM”

Seiring dengan berjalannya waktu impian-impian kita pada masa kecil berubah. Mimpi berubah karena diri kita juga selalu berkembang. Kita mulai mempelajari banyak hal baru dan merasakan berbagai pengalaman menarik. Di dalam hidup, kita memiliki begitu banyak keinginan namun seiring dengan berjalannya waktu, cita-cita kita pun bias berubah, begitu pun dengan prioritas kita. Namun, hal ini tidak berarti bahwa kita harus berhenti bermimpi.  Bermimpilah! Karena sebuah mimpi mampu menekan keraguan kita akan masa depan.
“Dream an give yourself permission to envision
a You that you choose to be”. -Joy Page-


Do you know what you want to do?

Sejak pertama kali mengenal komputer, Bill Gates menyadari bahwa ia memiliki keterkaitan yang besar terhadap dunia tersebut. Mengetahui apa yang kita ingin lakukan merupakan salah satu kunci kesuksesan.  Kita mungkin kadang merasa ada begitu banyak hal yang ingin kita lakukan sampai-sampai kita tidak tahu harus memulai dari mana. Impian dan cita-cita bisa muncul dari mana saja. Mulai dari kencintaan kita terhadap suatu hal, kekecawaan kita terhadap suatu pihak, kekurangan-kekurangan yang kita miliki, serta keterbatasan yang ada dalam menjalani hidup.
Untuk itu mari kita menelaah segala hal yang kita jalani sehari-hari. Dari situ kita akan memperoleh berbagai informasi akan cita-cita seperti apa yang sebenarnya hati kecil kita ciptakan. Memiliki impian dan keinginan untuk melakukans suatu hal ibarat member bensin ke dalam tangki yang kosong. Itulah yang membuat kita berani berjalan mengarungi berbagai cerita dan tujuan yang hidup ini tawarkan.

“if you don’t know what you want, you end up with a lot you don’t.” –Chuck Palahniuk







Sumber: Dream Cathcer (Alanda Kariza)

Managemen Kelabilan Emosi Remaja

          Remaja

Remaja adalah masa peralihan dari masa anak-anak ke masa dewasa, pada masa ini akan mengandung banyak perubahan baik dalam fisik maupun psikis. Pada masa remaja ini adalah fase perkembangan yang cukup penting. Remaja merupakan tahap perkembangan yang dilematis, dikalangan orang dewasa mereka belum diterima sedangkan disisi lain mereka juga sudah tidak ingin dikatakan sebagai anak-anak lagi. Perubahan yang yang terjadi pada remaja ini sering kali menimbulkan masalah baik bagi remaja ini sendiri maupun masalah yang dapat berdampak pada orang lain Masa remaja sering disebut masa yang labil penuh dengan gejolak kejiwaan dan problematika karena ketidakstabilan emosi.
Emosi adalah keadaan-keadaan yang mendalam yang biasanya menimbulkan perbuatan-perbuatan. Emosi adalah setiap kegiatan atau pergolakan pikiran, perasaan, nafsu serta setiap keadaan mental yang hebat dan meluap-luap. Dan ini cocok sekali dengan dengan perkembangan pada masa remaja yang sedang mengalami berbagai perubahan  fisik pada dirinya. Yang menimbulkan reaksi emosi yang lebih tinggi terutama jika orangtua , guru dan teman sebaya tidak memberikan respon positif dengan segala perubahan yang dialami.
Banyak penelitian membuktikan bahwa salah satu penyebab remaja menjadi nakal adalah karena mengalami gangguan emosi. Gangguan emosi menimbulkan rasa tidak puas terhadap kehidupan sehari-hari. Selanjutnya dapat timbul kebencian dan kecemburuan  terhadap orang-orang yang dilihatnya lebih beruntung dan bahagia.
Emosi tidak selalu jelek, karena emosi juga dapat memberikan bumbu kepada kehidupan , tanpa emosi hidup ini kering dan gersang. tingkah laku emosional dapat dibagi menjadi empat macam yaitu ; marah, orang bergerak menentang sumber frustasi ; takut, bergerak meninggalkan sumber frustasi; cinta, orang bergerak menuju sumber kesenangan ; depresi, orang menghentikan respon-respon terbukanya dan mengalihkan emosi kedalam dirinya sendir
Emosi negatif pada dasarnya dapat diredam sehingga tidak memnimbulkan efek negatif. Beberapa cara untuk meredam emosi adalah :
1.      berfikir positif
2.      mencoba belajar memahami karakteristik orang lain
3.      mencoba menghargai pendapat dan kelebihan oranglain
4.      introspeksi dan mencoba melihat apabila kejadian yang sama terjadi pada diri sendiri, mereka dapat merasakannya
5.      bersabar dan menjadi pemaaf
6.      alih perhatian, ayitu mencoba mengalihkan perhatian pada objek lain dari objek yang pada mulanya memicu pemunculan emosi negatif
Cara lain yang dapat digunakan untuk mengembangkan emosi remaja agar dapat memiliki kecerdasan emosi adalah sebagai berikut :
1.      belajar mengembangkan kesadaran diri
2.      belajar mengambil keputusan pribadi
3.      belajar mengelola perasaan
4.      belajar menangani stres
5.      belajar berempati
6.      belajar berkomunikasi
7.      belajar membuka diri
8.      belajar menegembangkan pemahaman
9.      belajar menerima diri sendiri
10.  belajar mengembangkan tanggung jawab pribadi
11.  belajar mengembangkan ketegasan
12.  belajar dinamika kelompok

13.  belajar menyelesaikan konflik

Monday, September 30, 2013

Kemas Bakat Emas

                                                           

                 Bakat

Apa yang kalian ketahui tentang bakat dan minat? Bakat adalah kemampuan dasar yang ada pada setiap diri individu. Bakat ini juga sering disebut dengan potensi diri yang merupakan bawaan dari lahir. Sementara minat adalah keinginan ada pada diri setiap individu terhadap suatu hal.
Namun banyak orang yang belum dapat memahami bakat ataupun minat yang ada pada dirinya. Padahal pemahaman terhadap bakat dan minat ini sangat penting. Bagaimana bisa hal ini dikatakan penting? Dengan mengembangkan bakat seseorang dapat mengembangkat diri hingga mencapai kesuksesan diri.
Apa saja sih bakat dan minat itu? Beberapa jenis bakat diantaranya adalah kinetic fisik (bodily kinesthic), bahasa (linguistic), logika dan matematis, musikalitas, dan pemahaman alam. Bakat kinetic fisik adalah jenis bakat dimana seorang individu memiliki kemampuan dalam menggunakan badan untuk memecahkan masalah dan mengekspresikan ide serta perasaan. Biasanya yang menionjol dari individu yang memiliki bakat jenis ini yaitu dalam bidang olahraga, gerak, serta ketrampilan- ketrampilan dan juga hal- hal yang dapat untuk mengekspresikan diri. Bakat dalam bahasa merupakan kemampuan untuk menggunakan kata-kata, baik oral maupun verbal, secara efektif. Seseorang dengan bakat ini akan memiliki kemampuan yang lebih disbanding dengan yang lain dalam berbahasa. Selanjutnya adalah logika dan matematis yaitu bakat untuk mengerti dan menggunakan angka secara efektif, termasuk mempunyai kemampuan kuat untuk mengerti logika. Bakat jenis musikalitas (musical) yaitu bakat untuk memahami musik melalui berbagai cara. Pemahaman alam (naturalist intelligence) yaitu kemampuan dalam mengenali dan menggolongkan dunia tumbuhan dan binatang, termasuk dalam memahami fenomena alam.
Dari jenis- jenis yang ada tersebut mungkin kita dapat mengelompokkan pada jenis yang mana yang menjadi bakat kita. Dengan menggunakan pemahaman- pemahaman pada diri maka seseorang dapat mengetahui dimana letak bakatnya. Untuk selanjutnya bakat tersebut tentunya juga harus di dukung dengan adanya minat. Denagn adanya pemahaman baik bakat dan minat tersebut selanjutnay seseorang dapat mengembangkan potensi yang dimiliki dengan tepat.
Untuk mengembangkan bakat tersebut maka yang pertama harus menanamkan motivasi dari dalam diri untuk mengembangkan bakat yang dimiliki. Selain motivasi seseorang juga memerlukan dukungan juga pengetahuan untuk dapat mengembangkan bakat tersebut. Selain itu yang sangat penting adalah latihan. Seseorang harus sering melatih bakat yang dimiliki tersebut agar semakain matang. Hal ini dapat dilakukan seperti dengan mengikuti ekstrakurikuler yang ada di sekolah ataupun latihan lain yang di luar sekolah.
Dengan demikian bakat memungkinkan seseorang untuk mencapai prestasi dalam bidang tertentu , akan tetapi diperlukan latihan , pengetahuan , pengalaman dan dorongan / motivasi agar bakat tersebut dapat terwujud . Jika seorang anak mempunyai hakikat tertentu dan memiliki fasilitas untuk mengembangkannya , maka ia akan mencapai prestasi yang unggul , namun tanpa sebuah bakat seseorang tidak akan dapat mencapai prestasi yang unggul .

Jadi , keunggulan / prestasi dalam suatu bidang merupakan hasil interaksi dari bakat yang dibawa sejak lahir dan factor lingkungan yang menunjang , termasuk minat dan dorongan pribadi.

Thursday, December 6, 2012

MAN II Malang Profil

Profil MAN Malang II Batu





MADRASAH ALIYAH NEGERI
KOTA BATU

JL. Patimura 25 Kota Batu
Telp./Fax: 0341-592185 email: man_kotabatu@yahoo.com


Sejarah MAN Malang II
1. PGAA NU Batu diresmikan menjadi SPIAIN Sunan Ampel dengan Surat Keputusan Menteri Agama RI Nomor 02 Tahun 1970, menempati Gedung milik Al-Maarif Batu Jalan Semeru No. 22 Batu.
2. Tahun 1978 secara resmi menjadi MAN Malang II berdasarkan SK Menteri Agama RI Nomor 17 Tahun 1978, menempati Gedung Al-Maarif Batu.
3. Tahun 1979 MAN MALANG II pindah lokasi ke Gedung milik MI Raoudlatul Ulum di Jalan Lahor 23 Batu dengan Hak Sewa Bangunan.
4. Tahun 1981 secara resmi MAN MALANG II telah menempati Gedung milik sendiri (Pemerintah) yang berlokasi di Jalan Patimura Nomor 25 Batu yang di bangun dengan dana DIP Tahun Anggaran 1980/1981.
Pergantian Pimpinan sejak SPIAIN Sunan Ampel sampai dengan sekarang adalah sebagai berikut :
Tahun 1960 – 1974 nama pimpinan MOH. ROFI’I
Tahun 1974 – 1980 nama pimpinan GHOZALI NOOR, BA
Tahun 1980 – 1989 nama pimpinan Drs. SULHANI
Tahun 1989 – 1993 nama pimpinan Drs. H. TORAS GULTOM
Tahun 1993 – 1999 nama pimpinan Drs. H. UNTUNG SALEH
Tahun 1999 – 2004 nama pimpinan Drs. H. TONEM HADI
Tahun 2004 – 2005 nama pimpinan Drs. H. A. DHOHIRI
Tahun 2005 – 2008 nama pimpinan MASRUR ARIFIN, S.Pd (alm)
Tahun 2008 - sampai sekarang nama pimpinan Drs. WINARSO

Situasi Umum dan Lingkungan
Kota Batu berada di daerah pegunungan dengan udara yang sejuk, sebuah kota wisata dengan jumlah obyek wisata alam, tempat peristirahatan dengan fasilitas hotel, villa, sumber air panas, kolam renang, dan beberapa tempat hiburan, baik yang berada di dalam kota maupun di daerah-daerah saekitarnya. Batu juga berada pada jalur lalulintas Malang-Kediri-Jombang, Batu-Mojokerto lewat lintas pegunungan.
Disamping sebagai kota Wisata, Batu juga dikenal sebagai kota niaga yang terkenal dengan hasil pertanian Apel.
MAN II Malang Batu berada dalam lingkungan ini, dan para siswanya sebagian besar berada dan berasal dari masyarakat dalam lingkungan Kota Batu, disamping daerah sekitarnya.

Visi dan Misi MAN Malang II Kota Batu
Visi
Terciptanya Generasi Muslim Yang Cerdas,
terampil dan berakhlaq mulia.

Misi
1. Menyelenggarakan pendidikan MA untuk mempersiapkan SDM yang unggul dan berkualitas serta berprestasi.
2. Menyelenggarakan pendidikan untuk mempersiapkan peserta didik melanjutkan ke perguruan tinggi.
3. Menyelenggarakan pendidikan yang dapat mengembangkan potensi peserta didik yang dijiwai seni islam.
4. Menyelenggarakan pelatihan dan ketrampilan yang di landasi akhlaqul karimah.


KONDISI OBYEKTIF MADRASAH
A. Keadaan Guru
MAN Malang II BATU memiliki tenaga Guru sebanyak 52 orang yang terdiri dari 32 Guru Tetap dan 20 orang Guru Tidak Tetap, dan Pegawai Tetap sebanyak 3 orang dan 7 orang Pegawai Tidak Tetap. Latar Belakang pendidikan tenaga Guru terdiri dari 3 orang Sarjana S-2, 50 orang Sarjana S-1

B. Keadaan Siswa
Jumlah siswa pada :
Tahun 1998/1999 berjumlah 333 orang,
Tahun 1999/2000 berjumlah 461 orang
Tahun 2000/2001 berjumlah 580 orang
Tahun 2001/2002 berjumlah 659 orang
Tahun 2002/2003 berjumlah 672 orang
Tahun 2003/2004 berjumlah 601 orang
Tahun 2004/2005 berjumlah 615 orang
Tahun 2005/2006 berjumlah 575 orang
Tahun 2006-2007 berjumlah 584 orang
Jumlah Rombongan Belajar mulai dari 9 rombongan pada tahun 1998/1999 sampai dengan tahun 2006/2007 berjumlah 15 rombongan belajar dengan program jurusan yaitu BAHASA, IPA dan IPS, keadaan siswa tahun 2006/2007 disajikan dalam tabel berikut:

C. Keadaan Gedung dan Ruangan
MAN Malang II Batu memiliki ruang kelas sebanyak 15 ruang, 1 ruang Kepala, 1 ruang Tata Usaha, 1 ruang Guru, 1 ruang Perpustakaan dan lain-lain

Fasilitas Penunjang
1. Masjid
2. Perpustakaan
3. Laboratorium IPA
4. Laboratorium Bahasa
5. Laboratorium Komputer
6. Lapangan Olah Raga ( basket, Volly)
7. Ruang Ketrampilan elektro, jahit
8. Ruang kopsis
9. Ruang UKES
10. Beberapa jenis media pengajaran.

PROGRAM PENGEMBANGAN
A. Bidang Sarana dan Prasarana.
Melihat dari kondisi obyektif dan permasalahan-permasalahannya yang dihadapi secara bertahap, melalui program pengembangan jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang, MAN II Batu terus berusaha mengembangkan dir, minimal setara dengan sekolah tingkat menengah pada umumnya.
Untuk tahap awal, dalam bidang sarana prasarana fisik, pengembangan diarahkan pada terpenuhinya kelengkapan-kelengkapan antara lain dapat dilihat pada tabel

B. Bidang Ketenagaan
Pengembangan bidang ketenagaan merupakan upaya :
1. Pemenuhan kebutuhan tenaga yang berkelayakan
2. Peningkatan SDM dalam arti peningkatan profesionalisme
Hal ini mencakup antara lain :
a. Tenaga Guru
b. Tenaga Administrasi
c. Laboran
d. Pustakawan
e. Penjaga Madrasah
f. Kegiatan Kebersihan

Bidang Kurikulum
Pengembangan dalam bidang Kurikulum disamping mengacu pada Keputusan Menteri Agama RI No. 370 Tahun 1993, juga pada hasil Rapat Kerja Pejabat Bidang Binrua Islam Kantor Wilayah Dep. Agama Provinsi Jawa Timur tanggal 20 s.d. 22 Agustus 2002, khususnya yang menyangkut Program Kerja Pengembangan Kurikulum
Secara operasional pengembangan dalam bidang kurikulum berkaitan dengan langkah-langkah antara lain :
a. Pendayagunaan fungsi dan tugas Kepala Madrasah
b. Peningkatan Kualitas Guru
c. Efisiensi dan effektifitas Kegiatan Belajar Mengajar
Lebih lanjut, hal ini dijabarkan dalam upaya peningkatan kualitas pada halaman berikutnya.

Bidang Kesiswaan
Bidang Kesiswaan diarahkan kepada pengembangan 3 potensi :
1. Pembinaan Akhlaqul Karimah
2. Pembinaan potensi intelegensi dan prestasi keilmuan
3. Pembinaan Kreativitas
Sedangkan kegiatan ekstrakurikuler yang dilaksanakan untuk pembinaan bidang kesiswaan ini, antara lain :
1. Diklat Kepemimpinan Siswa
2. Kepramukaan
3. Palang Merah Remaja
4. Karya Ilmiah Remaja
5. Kegiatan Keagamaan
6. Keputrian (Tata Busana, Tata Boga, Tata Graha)
7. Ketrampilan Menjahit
8. Kegiatan Seni
9. Olah Raga Prestasi
10.Badan Dakwah Islam
dan kegiatan-kegiatan lain yang sebagian bersifat insidental.

Bidang Hubungan Masyarakat.
Di bidang Humas diupayakan partisipasi masyarakat yang menunjang peningkatan dan pengembangan Madrasah, antara lain :
1. Peningkatan peran seta orang tua siswa melalui BP-3/Majlis Madrasah
2. Menjalin hubungan dengan lembaga-lembaga pendidikan yang lain, termasuk KKM (Kelmpok Kerja Madrasah)
3. Menjalin hubungan dengan tokoh-tokoh masyarakat dan para ulama setempat
4. Mengupayakan dsana beasiswa bagi siswa yang kurang mampu
5. Mengikutsertakan siswa dalam kegiatan-kegiatan kemasyarakatan
6. Kegiatan silaturrohim rutin keluarga MAN Malang II Batu.

UPAYA PENINGKATAN KUALITAS
A. Peningkatan Sarana dan Prasarana
Upaya peningkatan kualitas Madrasah berkaitan erat dengan penigkatan sarana dan prasarana, baik berupa perangkat keras maupun perangkat lunak, antara lain :
1. Pengadaan pembangunan sarana dan prasarana baru secara bertahap dan terencana.
2. Rehabilitasi sarana dan prasarana yang ada
3. Melengkapi buku-buku pelajaran dan perpustakaan Madrasah.
4. Peningkatan dan penyempurnaan Laboratorium.
5. Penyediaan alat-alat ketrampilan.
6. Penyediaan alat-alat olag raga.
7. Penyediaan alat-alat pelajaran.
8. Penyediaan alat-alat keseniaan.
9. Penyediaan alat-alat ekstrakurikuler.

Peningkatan Manajemen Madrasah
Peningkatan Manajemen Madrasah mencakup unsur-unsur pengelolaan :
1. Peserta didik (siswa).
2. Kurikulum / program
3. Tenaga Kependidikan
4. Fasilitas pendidikan (sarana dan prasarana)
5. Keuangan
6. Pemasok dan lingkungan.

Peningkatan Profesional Guru dan Tenaga
1. Kebutuhan Guru dan Tenaga Kependidikan
2. Penugasan Guru dengan tepat antara keahlian dan tuntutan kurikulum
3. Rekruitmentenaga Guru dan Tenaga Kependidikan.
4. Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan
5. MGMP, Pelatihan, Seminar dan semacamnya.

Optimalisasi dan Penambahan Jam Belajar
1. Efisiensi jam pelajaran dalam KBM.
2. Penugasan-penugasan dan latihan.
3. Wajib Tartil Al-Qur’an setiap hari sebelum pelajaran dan hafalan Surat Yasin setiap hari Jum’at.
4. Penambahan jam pelajaran yang diintegrasikan pada jam wajib menurut kurikulum (bukan semacam tambahan pelajaran)
5. Memberi kesempatan siswa untuk menambah melalui lembaga-lembaga atau kelompok belajar di luar Madrasah.
6. Try-out Ujian Nasional danUMPT
7. Layanan bagi siswa yang kurang berprestasi

Kegiatan Ekstra Kurikuler
1. Pramuka
2. PMR
3. Karya Ilmiah Remaja
4. Ketrampilan Keputrian
5. Kesenian gambar
6. Olah Raga Prestasi
7. Keagamaan
8. Bela Diri
9. Paduan Suara



sumber:http://mankotabatu.forumotion.net/t2-man-kota-batu

Tuesday, November 27, 2012

tampil menarik? aku jagonya..


1.ROYALAH DALAM MEMBERI PUJIAN
Pujian itu seperti air segar yang bisa menawarkan rasa haus manusia akan penghargaan. Dan kalau Anda selalu siap membagikan air segar itu kepada orang lain, Anda berada pada posisi yang strategis untuk disukai oleh orang lain. Caranya? Bukalah mata lebar-lebar untuk selalu melihat sisi baik pada sikap dan perbuatan orang lain. Lalu pujilah dengan tulus.


2.BUATLAH ORANG LAIN MERASA DIRINYA SEBAGAI ORANG PENTING
Tunjukkanlah dengan sikap dan ucapan bahwa anda menganggap orang lain itu penting. Misalnya, jangan biarkan orang lain menunggu terlalu lama, katakanlah maaf bila salah, tepatilah janji, dsb.


3.JADILAH PENDENGAR YANG BAIK
Kalau bicara itu perak dan diam itu emas, maka pendengar yang baik lebih mulia dari keduanya. Pendengar yang baik adalah pribadi yang dibutuhkan dan disukai oleh semua orang. Berilah kesempatan kepada orang lain untuk bicara, ajukan pertanyaan dan buat dia bergairah untuk terus bicara. Dengarkanlah dengan antusias, dan jangan menilai atau menasehatinya bila tidak diminta.


4.USAHAKANLAH UNTUK SELALU MENYEBUTKAN NAMA ORANG DENGAN BENAR
Nama adalah milik berharga yang bersifat sangat pribadi. Umumnya orang tidak suka bila namanya disebut secara salah atau sembarangan. Kalau ragu, tanyakanlah bagaimana melafalkan dan menulis namanya dengan benar. Misalnya, orang yang dipanggil Wilyem itu ditulisnya William, atau Wilhem? Sementara bicara, sebutlah namanya sesering mungkin. Menyebut Andre lebih baik dibandingkan Anda. Pak Peter lebih enak kedengarannya daripada sekedar Bapak.


5.BERSIKAPLAH RAMAH
Semua orang senang bila diperlakukan dengan ramah. Keramahan membuat orang lain merasa diterima dan dihargai. Keramahan membuat orang merasa betah berada di dekat Anda.


6.BERMURAH HATILAH
Anda tidak akan menjadi miskin karena memberi dan tidak akan kekurangan karena berbagi. Seorang yang sangat bijak pernah menulis, Orang yang murah hati berbuat baik kepada dirinya sendiri. Dengan demikian kemurahan hati disatu sisi baik buat Anda, dan disisi lain berguna bagi orang lain.


7.HINDARI KEBIASAAN MENGKRITIK, MENCELA ATAU MENGANGGAP REMEH
Umumnya orang tidak suka bila kelemahannya diketahui oleh orang lain, apalagi dipermalukan. Semua itu menyerang langsung ke pusat harga diri dan bisa membuat orang mempertahankan diri dengan sikap yang tidak bersahabat.


8.BERSIKAPLAH ASERTIF
Orang yang disukai bukanlah orang yang selalu berkata Ya, tetapi orang yang bisa berkata Tidak bila diperlukan. Sewaktu-waktu bisa saja prinsip atau pendapat Anda berseberangan dengan orang lain. Anda tidak harus menyesuaikan diri atau memaksakan mereka menyesuaikan diri dengan Anda. Jangan takut untuk berbeda dengan orang lain. Yang penting perbedaan itu tidak menimbulkan konflik, tapi menimbulkan sikap saling pengertian. Sikap asertif selalu lebih dihargai dibanndingkan sikap Yesman.


9.PERBUATLAH APA YANG ANDA INGIN ORANG LAIN PERBUAT KEPADA ANDA
Perlakuan apapun yang anda inginkan dari orang lain yang dapat menyukakan hati, itulah yang harus anda lakukuan terlebih dahulu. Anda harus mengambil inisiatif untuk memulainya. Misalnya, bila ingin diperhatikan, mulailah memberi perhatian. Bila ingin dihargai, mulailah menghargai orang lain.


10.CINTAILAH DIRI SENDIRI
Mencintai diri sendiri berarti menerima diri apa adanya, menyukai dan melakukan apapun yang terbaik untuk diri sendiri. Ini berbeda dengan egois yang berarti mementingkan diri sendiri atau egosentris yang berarti berpusat kepada diri sendiri. Semakin Anda menyukai diri sendiri, semakin mudah Anda menyukai orang lain, maka semakin besar peluang Anda untuk disukai orang lain. Dengan menerima dan menyukai diri sendiri, Anda akan mudah menyesuaikan diri dengan orang lain, menerima mereka dengan segala kekurangan dan keterbatasannya, bekerjasama dengan mereka dan menyukai mereka. Pada saat yang sama tanpa disadari Anda memancarkan pesona pribadi yang bisa membuat orang lain menyukai Anda.